Perbedaan garam dapur dan garam laut, simak berikut

Tanggal :11/19/2021 3:45:00 PM Penulis : Albertus

PERBEDAAN ANTARA GARAM LAUT DAN GARAM DAPUR

Garam dapur adalah sejenis mineral yang dapat membuat rasa asin. Biasanya garam dapur yang tersedia secara umum adalah Natrium klorida yang dihasilkan oleh air laut. Garam dalam bentuk alaminya adalah mineral kristal yang dikenal sebagai batu garam atau halite.

Bagai sayur tanpa garam, enak, kurang sedap adalah ungkapan yang menggambarkan bahwa garam adalah kunci kelezatan dalam masakan. Hal ini menunjukkan, bumbu satu ini berperan penting bagi masakan.

Garam dapur dan garam laut sama-sama dapat memberi rasa pada makanan. Selain itu garam juga dapat digunakan sebagai bahan pengawet.

Meskipun terlihat serupa, tetapi garam laut tidak sama dengan garam dapur biasa. Secara kimiawi semua garam adalah sama terbuat dari unsur natrium (Na) dan klorin (Cl). Tekstur, rasa, dan proses pembuatan adalah perbedaan utama dari garam dapur dan garam laut.

Garam dapur dan garam laut sama-sama berasal dari laut. Bedanya, garam dapur adalah hasil garam yang diolah menjadi kristal halus, sedangkan garam laut berasal dari penguapan air laut.

Garam dapur dan sebagian garam laut mengandung 40 persen natrium. Satu sendok teh garam dapur mengandung 2.300 mg natrium. Kristal garam laut memiliki ukuran lebih besar, jadi lebih sedikit kristal yang bisa ditampung dalam satu sendok teh. Ukuran kristal tersebut membuat sebagian besar orang, bahwa garam laut mengandung natrium lebih sedikit dibanding garam dapur.

Yodium dalam garam Hanya karena garam laut itu alami, tak berarti garam laut lebih menyehatkan. Garam laut berasal dari sumber alam dan mengandung mineral seperti magnesium, kalsium dan kalium. Namun dalam pembuatan garam dapur, produsen menambahkan yodium yang penting untuk produksi hormon tiroid, sedangkan pada garam laut tidak ada kandungan yodium.

Meski garam dapur mengandung yodium yang baik untuk mencegah penyakit gondok. Perlu diingat konsumsi natrium tetap harus diperhatikan. Konsumsi garam atau natrium yang berlebihan akan menyebabkan penyakit seperti tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. Pada pengolahan makanan, para juru masak biasanya menggunakan garam laut untuk memberi rasa pada masakan karena garam laut memiliki rasa yang lebih tajam dibandingkan garam dapur.

kategori

Post terbaru

Komentar Terbaru

Tag

Bendera Indonesia Indonesia  |  Bendera Inggris English